laporan pembuatan tempe

Referensi Laporan Pembuatan Tempe untuk Tugas Biologi SMP (LENGKAP!)

Laporan Pembuatan Tempe – Salah satu produk turunan dari kedelai yang paling terkenal di Indonesia adalah tempe.

Semua lapisan masyarakat bisa menikmati makanan ini. Mulai dari anak sekolahan, mahasiswa, pekerja kantoran, pengusaha hingga pejabat pemerintahan.

Tempe Hasil Bioteknologi Pangan

praktikum tentang bioteknologi
shopify.com

Makanan yang memiliki kadar protein tinggi ini dihasilkan dari fermentasi yang merupakan salah satu bioteknologi pangan.

Fermentasi tempe terjadi dengan bantuan beberapa jenis bakteri, misalnya Rh. arrhizus, Rh. stolonifer (kapang roti),  Rhizopus oligosporus, atau Rh. oryzae.

Tak salah jika dalam pelajaran biologi di sekolah-sekolah (SMP, SMA hingga Perkuliahan), selalu ada percobaan atau praktikum yang berkaitan dengan pembuatan tempe.

Laporan Pembuatan Tempe

hasil percobaan pembuatan tempe
alfiyaninovi.wordpress.com

Pada umumnya siswa atau murid yang telah selesai melakukan penelitian mengenai pembuatan tempe akan diberi tugas untuk membuat karya ilmiah. Bisa dalam bentuk makalah maupun laporan pembuatan tempe.

Agar laporanmu benar secara struktur penulisan dan isinya, kamu bisa mempelajari referensi-refensi karya ilmiah yang sudah banyak tersebar di internet.

Salah satu referensinya bisa kamu pelajari di bawah ini!

Contoh Laporan Pembuatan Tempe

Berikut ini merupakan contoh laporan pembuatan tempe yang cocok untuk murid SMP. Isi laporannya singkat namun padat informasi.

MEMBUAT TEMPE KEDELAI

 (SEBAGAI SALAH SATU CARA

PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI)

   

Suatu laporan yang dibuat untuk memenuhi tugas

mata pelajaran Biologi

  

Oleh :

 

DWI BAYU S. (07)

ANANDA PRATIWI (10)

SARI ARUM (16)

PUTRA NAGARA (36)

IBNU BAIM (41)

  

KELAS IX-G

SMP NEGERI 20 JARANAN

MARET 2017

KATA PENGANTAR

            Kami panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan YME atas segala rahmat dan karuniaNYA, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas penulisan laporan hasil percobaan “Cara Pembuatan Tempe Kedelai”  dalam usaha untuk memenuhi tugas dari mata pelajaran Biologi di SMPN 20 Jaranan ini.

Kami sampaikan terima kasih kepada Ibu Guru Biologi, teman-teman sekelompok dan pihak-pihak yang telah memberikan bimbingan, bantuan dan kerja samanya, sehingga tugas percobaan dan penulisan laporan ini dapat kami selesaikan.

Harapan kami, semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi pihak lain, khususnya bagi kelompok dan kami pribadi.

Malang, 25 Maret 2017

 

                                                                                                            Penyusun

I. JUDUL :

CARA MEMBUAT TEMPE KEDELAI

II. MANFAAT :

Agar kita dapat lebih tahu secara detail dan lebih memahami mengenai bagaimana cara pembuatan tempe kedelai sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan bioteknologi.

III. TUJUAN :

Untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Biologi mengenai hal-hal yang berkenaan dengan pemanfaatan bioteknologi melalui pembuatan tempe kedelai.

IV. ALAT dan BAHAN :

4.1. ALAT :    

  • kompor
  • panci
  • tampah/nyiru
  • saringan
  • plastik pembungkus
  • staples
  • gunting
  • sendok

4.2. BAHAN :

  • kacang kedelai 0,5 kg
  • ragi tempe
  • air

V. CARA KERJA

  • Kacang kedelai dibersihkan dan kemudian direndam dalam air kira-kira selama 2 jam.
  • Kemudian kacang kedelai direbus selama 1 jam.
  • Kacang kedelai didiamkan selama 0,5 jam dalam air rebusan (ditunggu agak dingin).
  • Air rebusan dibuang dan kacang kedelai dicuci dan diremas-remas dalam air.
  • Kemudian kacang kedelai dicuci bersih dengan air, lalu ditiriskan.
  • Kacang kedelai diratakan di atas tampah.
  • Kemudian kacang kedelai ditaburi ragi tempe dan aduk agar merata.
  • Kacang kedelai kemudian dibungkus plastik dan ukuran serta bentuk sesuai keinginan.
  • Bungkusan berisi kacang kedelai kemudian ditusuk-tusuk agar plastik berlubang.
  • Kemudian diperam/diletakkan di tempat yang hangat  dan lembab kira-kira selama 2 hari 2 malam.
VI. HASIL PENGAMATAN

  • Sebelum direbus kacang kedelai keras.
  • Setelah direbus kacang kedelai lebih empuk dan kulit arinya lebih mudah dilepas/dibersihkan.
  • Air rebusan kacang kedelai keruh dan terlihat sudah ada kulit ari yang terkelupas.
  • Bau air rebusan kacang kedelai khas.
  • Plastik yang berisi kacang kedelai beragi berembun.
  • Setelah dua hari kacang kedelai sudah tampak putih atau tempe sudah jadi.

VII. PEMBAHASAN

  • Kacang kedelai sebelum direndam, dibersihkan terlebih dulu dengan tujuan untuk   membersihkan dari kotoran atau batu yang ada.
  • Sedangkan perendaman kacang kedelai bertujuan agar waktu perebusan kacang kedelai tidak terlalu lama karena kacang kedelai sudah terlalu keras setelah direndam.
  • Setelah direbus, kacang kedelai didiamkan kira-kira setengah jam dengan tujuan agar rebusan menjadi agak dingin dan tangan akan tahan saat harus mengelupaas kulit arinya.
  • Pengelupasan kulit ari dan pencucian kacang kedelai setelah dikelupas kulit arinya bertujuan agar kacang kedelai bersih dan ragi dapat melekat langsung pada biji kedelai secara merata sehingga tempe yang dihasilkan akan lebih bagus dan tampak putih.
  • Kacang kedelai diratakan di atas tampah/nyiru bertujuan agar kacang kedelai cepat dingin dan kering sehingga ragi dapat melekat dengan baik dan merata. Bila kacang kedelai masih panas dan ditaburi ragi, maka hasil tempenya tidak akan bagus karena panas pada kacang kedelai akan mempercepat kerja ragi sehingga tempe tampak sudah jadi tetapi bagian dalam masih keras atau bahkan bagian luarnya akan tampak hitam-hitam. Sedangkan bila kacang kedelai masih basah dan diberi ragi, maka sebagian ragi akan larut dalam air sehingga kacang kedelai tidak dapat menjadi tempe yang bagus atau sebagian kacang kedelai “masih mentah” (tidak mengalami proses peragian).
  • Pembungkusan kacang kedelai beragi dengan plastic bertujuan agar bentuk dan ukuran tempe bias seragam dan lebih bersih.
  • Plastik ditusuk-tusuk di beberapa tempat adalah bertujuan agar uap air yang terbentuk dalam proses peragian dapat menguap, sehingga tempe yang dihasilkan bias bagus dan tidak busuk.
  • Bungkusan kacang kedelai beragi disimpan ditempat yang hangat bertujuan agar kerja dari ragi tempe dapat optimal sehingga kacang kedelai dapat secara merata tertutup oleh serabut-serabut putih yang dihasilkan dalam proses peragian dan tempe yang dihasilkan bagus jadinya.

VIII. KESIMPULAN

Pembuatan tempe menggunakan ragi adalah salah satu pemanfaatan bioteknologi yang artinya memanfaatkan organisme hidup untuk menghasilkan produk yang bermanfaat (dimana bentuk dan rasa produk hasil berbeda dengan bentuk dan rasa bahan bakunya).

Dengan adanya produk bioteknologi tersebut (dalam percobaan ini adalah tempe) akan memudahkan bagi konsumen untuk mengolahnya menjadi suatu bahan makanan.

Belajar dari Referensi Laporan Proses Produksi Tempe

laporan pembuatan tempe
id.wikipedia.org

Referensi laporan pembuatan tempe di atas sangat jelas bukan?

Ingat ya, hanya pelajari!

Jangan copy paste ataupun plagiat!

Karena perbuatan tersebut bisa membuatmu malas dan tak memahami dengan baik materi mengenai pengolahan tempe.

Tak perlu takut bila hasil penelitianmu sedikit berbeda dengan laporan di atas. Asalkan percobaan dan penulisan laporannya adalah hasil keringatmu sendiri.

Jadi yang kamu pelajari dari contoh laporan pembuatan tempe di atas adalah struktur penulisan dan kelengkapan datanya, bukan hasil penelitiannya.

Semoga dengan mempelajari referensi yang ada, penulisan laporanmu akan semakin baik dan matang.

Selamat melakukan percobaan dan menulis laporan!

Leave a Comment