Kegiatan Masa Kecil yang Menyenangkan Bersama Ibu

Minggu pagi saya pergi ke Taman Kebon Rojo untuk membeli pecel kesukaan saya. Untungnya saya datang sekitar jam enam pagi, jadi tidak terlalu lama menunggu antrian. Setelah pecel disajikan saya menyantapnya sambil duduk menghadap taman.

Saya melihat banyak sekali anak-anak yang bermain dengan penuh keceriaan bersama orangtuanya. Melihat kegembiraan mereka saya jadi ikut tersenyum sendiri. Pecel satu porsi sudah habis dan saya langsung mengayuh sepeda saya meninggalkan taman.

Hari ini saya sedang tidak ingin bersepeda keliling kota, sehingga saya memutuskan langsung kembali ke kos. Sampai kamar kos, saya duduk dan bersandar ke tembok. Setelah melihat keramaian di taman tadi saya jadi teringat kegiatan menyenangkan yang saya lakukan bersama ibu dulu.

Dongeng Sebelum Tidur

madinavitamins.com
madinavitamins.com

Sejak sebelum TK (Taman Kanak-kanak) sampai SD (Sekolah Dasar) kelas dua ibu saya rutin membacakan buku cerita kepada saya dan adik sebelum tidur. Tak jarang kami minta dibacakan lebih dari satu cerita. Setelah dibacakan cerita oleh ibu, baru kami bisa tidur pulas.

Saat sudah bisa membaca, kebiasaan membacakan cerita tidak hilang. Hanya saja ibu mengganti yang diceritakan dari buku cerita ke novel. Yang paling melekat di pikiran saya saya adalah saat ibu menceritakan isi novel Harry Potter dan Narnia.

Saya dan adik berimijanisasi membayangkan kejadian demi kejadian yang diceritakan ibu. Rasanya seru sekali seolah-olah kami terlibat dalam cerita tersebut. Bahkan saat kami melihat filmnya, rasa seru yang kami rasakan tidak sebesar saat ibu bercerita.

Pergi ke Toko Buku

cdn0.vox-cdn.com
cdn0.vox-cdn.com

Kesukaan ibu membaca buku menurun kepada saya dan adik. Oleh sebab itu kami selalu merasa senang ketika diajak ibu ke toko buku tiap sabtu siang sepulang sekolah. Tiap minggu selalu ada komik baru yang masuk ke lemari komik saya.

Komik pertama yang saya koleksi adalah Doraemon. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Tak terasa sekarang komik saya sudah berjumlah 1000 lebih. Hampir semua komik saya masih dalam kondisi baik, karena sejak dulu ibu selalu mengajari kami untuk merawat buku yang kami miliki.

Makan di Mc’Donalds

i.ytimg.com
i.ytimg.com

Dua minggu sekali ibu mengajak saya dan adik makan siang di Mc’Donalds. Karena saat itu saya masih kecil, bukan rasa ayamnya yang bikin saya senang jika diajak kesana, namun karena ada paket Happy Meal’s yang berhadiah mainan.

Saya suka sekali mengoleksi mainan Happy Meal’s karena sering memuat karakter-karakter dari film Disney. Sekarang hanya sebagian koleksi mainan Happy Meals yang masih tersisa di rumah. Karena sebagian besar sudah diwariskan ke saudara-saudar yang lebih kecil.

Menaiki Bis Menuju Rumah Kakek dan Nenek

s1300.photobucket.com
s1300.photobucket.com

Sejak kelas satu sampai kelas empat SD, setiap sabtu sore saya rutin berkunjung ke rumah kakek dan nenek di Wlingi. Dari rumah saya ke rumah nenek memakan waktu satu setengah jam. Sehingga ibu, saya dan adik menggunakan bis umum sebagai sarana transportasi.

Saya dan adik selalu bergantian duduk di dekat jendela, karena kami suka melihat pemandangan sepanjang perjalanan. Apalagi angin dari jendela terasa begitu segar dan tidak membuat saya mabuk, berbeda jika menaiki kendaraan ber AC (Air Conditioner)  yang membuat saya mabuk.

Senin setelah subuh kami pulang naik mobilnya kakek dan nenek. Setelah mengantar kami, mereka beserta sopir melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk memeriksa kesehatan. Sampai di rumah saya dan adik langsung bersiap-siap untuk berangkat sekolah.

Belajar

thelearningcommunity.us
thelearningcommunity.us

Ibu saya pintar dalam pelajaran matematika. Sehingga sehabis mengerjakan PR (pekerjaan rumah) matematika, ibu selalu memeriksanya terlebih dahulu. Karena sudah diperiksa oleh ibu, maka saya sering mendapat nilai bagus saat PR nya dinilai oleh guru.

Selain itu jika ada pelajaran lain yang tidak saya pahami di sekolah, saya akan bertanya kepada ibu, dan beliau akan menjelaskannya. Alhamdulillah dari kelas satu sampai enam SD saya selalu masuk sepuluh besar. Ibu sangat senang jika nilai rapor saya bagus dan biasanya saya diberi hadiah.

Membeli Game

player2pressstartdotcom.files.wordpress.com
player2pressstartdotcom.files.wordpress.com

Saat jaman SD saya memiliki PS (Playstation) 1, dan di SMP saya dibelikan PS 2. Tiap bulan ibu rutin mengajak saya untuk membeli game. Ibu tidak pernah melarang saya bermain game, namun memberi batasan hanya boleh bermain di hari Sabtu dan Minggu.

Dua hari seminggu sudah cukup untuk saya bermain game. Saya lebih sering bermain sendiri namun kadang teman-teman datang ke rumah untuk ikut bermain.  Game favorit saya adalah Winning Eleven, Crash Team Racing, dan Kingdom Hearts.

Berenang

pixabay.com
pixabay.com

Ibu sering mengajak saya dan adik berenang sepulang sekolah. Kami suka berenang di Senaputra, sebuah tempat rekreasi di Kota Malang. Ibu memilih Senaputra karena tidak jauh dari sekolah saya. Selain itu disana terdapat beberapa wahana permainan lain yang bisa dicoba.

Ibu saya tidak bisa berenang, namun beliau selalu memberi instruksi saya dari pinggir kolam renang. Lama kelamaan saya jadi bisa berenang. Sampai sekarang berenang masih menjadi olahraga favorit saya. Karena dengan berenang saya merasa rileks dan segar.

Rindu Ibu

media.globalcitizen.org
media.globalcitizen.org

Tidak terasa cukup lama waktu berlalu saat mengingat tiap kegiatan menyenangkan yang saya lakukan bersama ibu. Ingin rasanya melakukan banyak hal bersama ibu lagi seperti dulu lagi. Namun keinginan ini masih tertunda karena saya merantau ke kota lain.

Saya bergegas menelpon ibu karena tiba-tiba rasanya rindu sekali. Syukurlah ibu sehat dan baik-baik saja. Lega rasanya bisa mendengar suaranya. Ibu mengingatkan agar saya selalu menjaga kesehatan disini. Ibu juga mengatakan bahwa beliau selalu mendoakan agar saya sukses. Terimakasih ibu.

 

 

 

 

Leave a Comment