Pertandingan Final

Ruas Jari Tinggal Dua (Part 1)

Tidak terasa ujian semester genap selama seminggu sudah berakhir. Alhamdulillah tidak ada hambatan apapun selama ujian berlangsung. Semua materi yang dipelajari keluar saat ujian. Sehingga saya mengerjakan ujian dengan lancar.

Tinggal menunggu sekitar seminggu lebih untuk mengetahui nilai tiap mata pelajaran.

Refreshing di Class Meeting

Santai Dulu
au.reachout.com

Selama satu minggu setelah ujian, kegiatan diisi dengan class meeting, sesuai tradisi di SMP saya. Selain itu murid bebas membawa komik atau novel.

Inilah saat-saat yang menyenangkan bagi murid-murid. Kami bertukar bahan bacaan, atau bercerita tentang betapa menariknya komik atau novel yang kami miliki.

Tahun ini class meetingnya adalah pertandingan basket dengan sistem turnamen. Tiap angkatan masing-masing mengadakan turnamen sendiri. Jadi tidak mungkin murid kelas 1 melawan kelas 2 atau 3.

Kelas 1 terdiri dari 6 kelas, dari A sampai F. Jadi akan ada 3 pertandingan di awal turnamen. Satu tim yang menang di pertandingan awal akan langsung masuk ke partai final, sedangkan 1 tempat lagi diperebutkan dua tim yang akan bertarung di semifinal.

Pengundian

Pengundian
www.uefa.com

Sekitar pukul 10.00 anggota OSIS membuka acara pengundian untuk menentukan lawan di turnamen. Tiap ketua kelas maju satu persatu untuk mengambil nomer.

Salah satu teman saya nyeletuk, “Oi Pim (nama ketua kelas saya), kalau mau ngambil undian cuci tangan dulu!”. Celetukannya diikuti tawa teman-teman sekelas yang lain.

Hasil undiannya kelas kami 1D akan bertemu dengan kelas 1B di pertandingan penyisihan. Kami bisa langsung masuk final jika menang melawan kelas 1B di pertandingan pertama.

Ternyata bagus juga peruntungan ketua kelas kami dalam mengambil undian. Mungkin dia sudah cuci tangan duluan tadi.

Pemilihan Anggota Tim

Pemilihan Anggota Tim
www.usab.com

Hari itu juga ketua kelas kami memilih pemain yang akan berlaga di turnamen. Kami cukup beruntung karena di kelas kami ada 5 orang anggota ekstrakulikuler basket, termasuk ketua kelas dan saya.

Teman-teman sekelas juga langsung menyetujui pilihan ketua kelas, sehingga rapat berlangsung sangat cepat.

Anggota ekskul basket di kelas kami paling banyak dibandingkan kelas lain. Kelima pemain juga sudah bermain bersama selama satu tahun. Sehingga kelas kami cukup percaya diri untuk memenangkan turnamen ini.

Pertandingan Pertama

Pertandingan Pertama
www.mountmadonnaschool.org

Keesokan harinya turnamen resmi dimulai. Berbeda dengan pertandingan basket resmi yang berlangsung 40 menit, turnamen class meeting hanya berdurasi 20 menit tiap pertandingannya.

Pertandingan dibagi menjadi dua babak, masing-masing 10 menit dengan istirahat selama 5 menit diantar kedua babaknya.

Kelas saya masih menunggu di pinggir lapangan, karena mendapat giliran terakhir. Setelah pertandingan pertama selesai, tim saya masuk ke lapangan untuk memulai pemanasan selama 10 menitan.

Wasit yang merupakan guru olahraga saya melempar bola ke atas tanda pertandingan dimulai. Tim 1D menguasai pertandingan, passing antar pemain berjalan mulus, walaupun kami masih kurang di penyelesainnya.

Akhirnya setelah melakukan percobaan menembak beberapa kali, tim 1D berhasil memasukkan bola. Setelah itu semua berjalan dengan lebih mudah.

Saat peluit akhir pertandingan berbunyi, tim kami menang cukup telak. Kelas 1D dipastikan masuk final besok lusanya. Kami tinggal menunggu lawan kami yaitu pemenang antara Kelas 1C dan 1F besok.

Hari Tenang

Membaca Komik
schools.natlib.govt.nz

Kelas 1C menang di semifinal, sehingga mereka berhak masuk ke final. Berarti pertandingan puncak akan mempertemukan kelas 1D melawan 1C.

Sisa hari saya habiskan dengan membaca komik di kelas, sesekali saya juga meladeni candaan teman-teman. Tidak ada ketegangan di kelas kami meski besok pertandingan final.

Pertandingan Final

Pertandingan Final
darkroom.baltimoresun.com

Kedua tim sudah berada di lapangan dalam kondisi siap tempur. Teman-teman sekelas yang lain juga sudah siap memberi dukungan dari pinggir lapangan. Hanya butuh waktu 20 menit untuk mengetahui siapa juara turnamen ini.

Jujur saja anggota ekskul basket di kelas 1C hanya ada 1 orang, namun secara keseluruhan fisik anggotanya lebih besar dibandingkan tim 1D.

Kami mengalami kesulitan selama permainan karena dijaga ketat. Tim 1D juga sering kalah dalam adu fisik memperebutkan bola.

Kelas 1C unggul terlebih dahulu, karena tim kami terlambat menutup serangan. Kami jadi lebih bersemangat mengejar ketertinggalan dan berusaha agar tidak lengah lagi. Sayangnya sampai babak pertama berakhir kami tidak bisa mencetak angka.

Three Point Shot
photoblog.statesman.com

Sebelum babak kedua dimulai kapten tim kami menginstruksikan agar kita melakukan passing lebih cepat dan jangan terlalu lama mendrible bola.

Akhirnya masing-masing pemain 1D langsung mengoper bola setelah menerima bola. Permainan cepat itu berhasil, saya pun membuka skor bagi tim di awal quarter 2. Teman satu tim lainnya menambahkan skor beberapa waktu kemudian.

Kami jadi lebih menguasai jalannya pertandingan. Sorak sorai teman kami tentu menambah semangat kami untuk menjaga keunggulan.

Awal Mula Musibah

Awal Mula Musibah
thebiglead.com

Salah satu pemain dari kelas 1C mengejar bola yang akan keluar lapangan. Dia berhasil menangkap bolanya. Saat hendak mendrible, wasit meniup peluit sehingga dia berhenti.

Peluit ditiup karena sebagian kaki pemain tersebut sudah melebihi garis, jadi oleh wasit menganggap sudah out.

Karena bola jadi milik tim 1D, saya menghampiri pemain tersebut untuk meminta bola yang dipegangnya. Dari jarak yang dekat, dia mengoper bola ke arah saya dengan keras.

Saya berusaha menerima bola namun salah posisi, sehingga bola basket mengenai kelingking kanan saya. Seketika saya meringis karena sedikit kesakitan. Saya tetap bermain karena memang sakitnya sudah tidak terasa lagi.

Bersambung…

Leave a Comment