Ketakutan di Pijat

Ruas Jari Tinggal Dua (Part 2: End)

Juara Turnamen

Juara Turnamen
abc11.com

Sebelum pertandingan berakhir, saya sempat menambah skor lagi untuk memastikan kemenangan tim 1D.

Teman-teman sekelas yang lain ikut merayakan kemenangan dengan masuk ke dalam lapangan. Akhirnya kami sekelas menuju ke kelas untuk merayakan kemenangan.

Di kelas kami saling bercanda dan berbagi tawa. Tak lupa kami memakan snack yang dibelikan oleh beberapa teman sebagai bentuk perayaan kemenangan.

Cedera Kelingking

Cedera Kelingking
www.ebay.co.uk

Di tengah-tengah keceriaan, tiba-tiba saya merasakan sakit yang luar biasa di sekitar kelingking saya. Saat dilihat ternyata ruas bawah kelingking saya sudah bengkak besar sekali.

Saya semakin kaget karena ruas jari kelingking saya tinggal dua, padahal normalnya tiga. Saya baru menyadari bahwa ruas tengah jari saya masuk ke ruas paling bawah, menyebabkan bengkak.

Mungkin karena masih benar-benar fokus pada pertandingan dan perasaan gembira yang meluap-luap saat menang membuat sakit tidak terasa.

Baru setelah fokus dan euphoria kemenangan berkurang, rasa sakit yang dari tadi teralihkan terasa begitu hebat.

Pulang ke Rumah Secepatnya

Pulang Ke Rumah Secepatnya
htakashi.blogspot.com

Teman-teman lain ikut kaget melihat besarnya bengkak di tangan saya. Akhirnya beberapa teman yang rumahnya searah dengan saya menemani pulang.

Selama di dalam angkot saya hanya bisa meringis menahan rasa sakit. Perjalanan pulang yang biasanya sebentar terasa begitu lama.

Sampai rumah, ibu saya kaget luar biasa melihat tangan saya. Beliau langsung mengompres tangan saya dengan air hangat.

Setelah itu minyak tawon dioleskan ke seluruh permukaan telapak tangan dengan perlahan. Terakhir beliau membalut tangan saya dengan perban cokelat.

Sore harinya Ibu berniat langsung membawa saya ke tukang pijat langganan keluarga, namun mbah pemijatnya sedang tidak ada di rumah.

Ketakutan di Pijat

Ketakutan Anak Kecil
2or3thingsiknowaboutfilm.blogspot.com

Keesokan harinya saya tidak masuk ke sekolah karena berniat untuk pijat. Untungnya saat siang hari pemijatnya sudah berada di rumah.

Jujur saya benar-benar takut ketika akan dipijat, terbayang rasa sakit yang luar biasa ketika dipijat nantinya.

Tukang pijat memahami ketakutan saya, beliau berusaha menguatkan saya dengan berjanji akan memijatnya pelan-pelan.

Siksaan Dunia

Ketakutan di Pijat
www.huffingtonpost.com

Pijatan dimulai dari lengan saya, terus turun sampai ke telapak tangan. Pijatannya memang pelan namun saya tetap merasakan sakit yang luar biasa. Beberapa kali saya teriak dengan keras karena tidak bisa menahan rasa sakit.

Setelah hampir satu jam beliau memijat seluruh permukaan tangan kanan, baru beliau mulai memijat area sekitar kelingking saya.

Beliau bertanya, “Kenapa mas kok bisa sampai bengkak begini?”.  Saya pun menjawab, walaupun saya tahu bahwa beliau hanya berusaha mengalihkan perhatian agar saya tidak merasakan sakit lagi. Lagi pula ibu saya sudah menceritakan kronologisnya dari tadi.

Saya pun mulai bercerita bagaimana tangan saya bisa sampai begini. Di tengah-tengah cerita, tanpa ada aba-aba atau pemberitahuan, mbah pemijat menarik kelingking saya dengan kencang dalam satu tarikan.

Luar biasa sekali rasa sakitnya, mungkin kalau dalam manga One Piece mata saya tinggal putihnya saja saking sakitnya.

Saya berteriak sangat kencang meluapkan rasa sakit yang saya rasakan, yang pasti tetangga sekitar bisa mendengar dengan jelas suara saya.

Saat itu saya ingin marah kepada mbah pemijat, namun niat tersebut harus diurungkan. Karena ketika saya melihat jari kelingking, ternyata sudah normal kembali. Ya, akhirnya jari kelingking saya kembali mempunyai 3 ruas seperti sedia kala.

Pemijatan pun berakhir setelah satu tarikan tersebut. Mbah pemijat mengingatkan saya untuk tetap memakai perban coklat sampai dipijat lagi 3 hari kemudian.

Kembali ke Sekolah

Kembali ke Sekolah
http://the40by40.com/

Saya pun sudah kembali ke sekolah, teman-teman bertanya bagaimana keadaan tangan saya. Saya menjawab bahwa tangan saya sudah mulai membaik walaupun masih sedikit nyeri.

Saya bercerita kepada mereka tentang kejadian pemijatan kemaren. Sudah bisa ditebak, mereka  tertawa kencang sekali, sangat puas mendengar penderitaan saya. Bahkan banyak yang ingin memegang tangan saya yang sakit itu.

Saya pun hanya tertawa melihat tingkah mereka. Walaupun kelihatannya tega dan senang ketika saya menderita, sebenarnya mereka perhatian dan khawatir. Itulah sifat teman-teman di SMP yang selalu saya ingat.

Lebih Berhati-hati

Menggunakan Pengaman Agar Lebih Berhati-hati
health.usnews.com

Setelah pemijatan untuk yang kedua kalinya, jari saya sudah normal kembali. Saya pun mulai bisa latihan basket lagi.

Awalnya tentu ada semacam trauma, sehingga saat bermain bola basket terlalu berhati-hati dan tidak selepas sebelum cedera. Hal tersebut wajar dialami orang yang baru pulih dari cedera yang tergolong parah.

Membayangkan Saja Ngilu

Membayangkan Saja Ngilu
destinationaha.com

Kejadian tersebut sudah berlangsung 11 tahun yang lalu. Memang sudah sangat lama, namun tiap kali mengingat kejadian tersebut selalu terasa ngilu di seluruh tubuh.

Sejak saat itu tulang dibawah kelingking kanan saya akan terasa sedikit sakit bila ditekan dengan keras, tidak seperti kelingking yang kiri.

Hal tersebut tidak terlalu saya permasalahkan, karena kelingking kanan saya sangat normal untuk melakukan aktivitas yang lain. Lagian ngapain juga mencetin tulang di bawah kelingking? Hehe.

Leave a Comment