Setahun Masuk Siang

Tahun 2007 saya mulai bersekolah di sebuah SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri di Kota Malang. Di sekolah saya jumlah muridnya sangat banyak, sehingga untuk murid kelas satunya masuk siang hari. Sedangkan kelas dua dan tiga masuk pagi hari.

Masuk sekolah di siang hari merupakan pengalaman baru bagi saya. Sehingga saya perlu beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Mengantuk

americanpillo.com
americanpillo.com

Biasanya jam 12.15 saya sedang makan siang atau beristirahat, namun saat kelas 1 SMK di jam tersebut saya masuk ke jam pelajaran pertama. Setelah setengah jam mengikuti pelajaran biasanya saya mulai mengantuk, apalagi jika ada angin yang berhembus masuk ke dalam kelas.

Untuk menghilangkan kantuk saya ijin sebentar ke kamar mandi, kemudian mencuci muka. Cara lain adalah dengan memakan permen mint yang pedas. Jika tetap tidak mempan biasanya saya memejamkan mata sebentar, dan ketika bangun sudah segar lagi.

Kegiatan Ekstrakulikuler di Pagi Hari

jumpathletic.com
jumpathletic.com

Saat kelas satu saya mengikuti ekstrakulikuler basket. Kegiatannya dimulai jam 7 pagi sampai 10 pagi, dua kali sepekan. Kami berlatih di GOR (Gedung Olahraga) Ken Arok. Berolahraga di pagi hari tentu sangat menyegarkan karena energi masih banyak.

Setelah kegiatan selesai, saya harus cepat-cepat pulang ke rumah untuk membersihkan diri baru kemudian ke sekolah. Saat sekolah pegal-pegal baru mulai terasa di badan. Selain itu energi untuk belajar sudah tidak sebanyak saat pagi tadi.

Olahraga di Siang Hari

sdmuhammadiyah2solo.files.wordpress.com
sdmuhammadiyah2solo.files.wordpress.com

Kelas kami tidak beruntung saat pembagian jam olahraga. Kami mendapat jadwal jam 13.30 – 15.00 WIB. Di jam tersebut matahari sedang terik-teriknya. Hal ini ditambah dengan lapangan sekolah yang terbuka, sehingga panasnya menyengat.

Olahraga di siang hari lebih menguras tenaga. Untuk murid laki-laki masih banyak yang semangat berolahraga. Namun kebanyakan murid perempuan hanya berolahraga ketika guru masih di lapangan. Jika guru sudah pergi, mereka langsung berteduh di bawah pohon dan ngerumpi.

Pulang Saat Malam

vice-images.vice.com
vice-images.vice.com

Kegiatan belajar mengajar di SMK saya berakhir jam 17.45. Kadang saya sholat maghrib dulu di sekolah, kadang juga langsung pulang. Teman-teman yang rumahnya jauh biasanya pulang bersama-sama karena daerah di rumah mereka sepi kalau sudah malam.

Saya pernah pulang bersama teman, namun  ditengah jalan motor yang kami naiki berhenti mendadak. Kami mencari bengkel, namun baru kami temukan bengkel yang buka setelah setengah jam berjalan. Itu salah satu kesulitan yang terjadi jika pulang malam.

Aktivitas Pagi di Rumah

s7.leapfrog.com
s7.leapfrog.com

Karena ibu bekerja di pagi hari, maka saat SMK tugas-tugas rumah seperti menyapu, cuci piring, membersihkan kucing, dll saya yang mengerjakan. Ibu senang saat saya membantu pekerjaan rumah. Setidaknya karena masuk siang, saya jadi bisa menyenangkan ibu.

Setelah bersih-bersih rumah, biasanya saya mengerjakan tugas yang kemaren diberikan guru. Jika tidak ada tugas saya isi dengan membaca komik atau belajar. Bila di hari itu ada ekstrakulikuler, maka setelah bersih-bersih saya langsung berangkat.

Terlambat Masuk Sekolah

feelgood.network
feelgood.network

Tidak hanya di pagi hari, ternyata masuk siangpun bisa terlambat. Saya pernah terlambat di minggu awal kelas satu. Di SMP (Sekolah Menengah Pertama) saya, ada sebuah kebiasaan, yaitu kebanyakan kakak kelas yang baru lulus akan mengikuti sholat Jum’at di SMP.

Jadi saya dan teman-teman sekelas sewaktu SMP, sepakat untuk sholat Jum’at di SMP. Setelah sholat Jum’at kami saling bercerita pengalaman di SMA kami masing-masing. Saya baru ingat kalau saya masuk siang setelah bercerita dalam waktu yang lama.

Saya pun segera pamit kepada teman-teman yang masih asyik bercerita, karena memang mereka semua masuk pagi jadi tidak terburu-buru. Untungnya sampai sekolah tidak ada guru yang berjaga, mungkin karena sudah terlalu siang dan guru berpikir tidak mungkin ada murid yang terlambat lagi.

Celah pada Sistem Gerbang

17909.cdx.c.ooyala.com
17909.cdx.c.ooyala.com

Setelah kejadian terlambat, saya mengamati bagaimana sistem gerbang di sekolah saya. Berbeda dengan sekolah lain, di SMK saya gerbang tidak pernah ditutup dari pagi sampai malam. Karena saat pagi ada anak kelas satu yang berkegiatan, sedangkan saat sore ada kelas dua atau tiga.

Mungkin bukan hanya saya, tapi akhirnya saya sadar, bahwa dengan sistem gerbang yang diterapkan ada celah yang bisa dieksploitasi. Yaitu dengan memiliki badge kelas dua atau tiga.

Tiap tingkatan mempunyai badge dengan warna yang berbeda. Badge kelas satu berwarna hijau, kelas dua berwarna kuning dan kelas tiga berwarna merah. Disini saya memilih badge kelas dua karena rata-rata usia murid kelas satu dan dua hanya terpaut setahun jadi tidak terlihat aneh jika saya memakainya.

Badge kelas dua tersebut saya beri double tape dan saya pasang diatas badge kelas satu. Sebelum olahraga siang, saya mencoba keluar gerbang berbarengan dengan beberapa murid kelas dua yang melintas, ternyata berhasil. Setelah makan snack, saya kembali masuk ke sekolah.

Satpam tidak curiga karena dia hanya melihat warna badge yang terpasang dan tidak mungkin menghafal wajah murid satu persatu. Jika siang maka yang bebas keluar masuk adalah murid yang menggunakan badge kuning atau merah, jika pagi yang menggunakan badge hijau.

Percobaan sukses, namun saya menggunakan celah itu saat benar-benar membutuhkan saja. Seperti saat saya mengambil tugas penting yang tertinggal di rumah. Jika terlalu sering saya khawatir satpam akan hafal dengan wajah saya.

Masuk Siang Bukan Halangan

www.wacsi.org
www.wacsi.org

Bisa karena biasa, setelah beradaptasi akhirnya saya terbiasa juga dengan masuk siang. Selama kita serius belajar, walaupun masuk siang kita akan tetap bisa menerima pelajaran sama baiknya ketika kita masuk pagi. Kita juga bisa tetap produktif dalam melakukan kegiatan diluar jam sekolah.

Saat naik ke kelas dua ada yang saya rindukan dari jam masuk siang. Hal itu adalah kesempatan melihat indahnya matahari terbenam dari beranda kelas di lantai dua.

 

 

 

 

Leave a Comment