Pengalaman Masa Kecil di Tembagapura

Jika ditanya dimana daerah terdingin yang pernah saya tinggali, maka dengan yakin akan saya jawab Tembagapura. Kota Tembagapura berada di Provinsi Papua, terletak di ketinggian lebih dari 2000 mdpl. Suhu udaranya berkisar antara 14-20 derajat Celcius.

Berbicara tentang Tembagapura, tentu tak bisa lepas dari pengalaman masa kecil saya. Saya tinggal di kota yang selalu berkabut ini selama dua tahun. Saya beserta keluarga pindah dari Malang ke Tembagapura di tahun 1996 karena kedua orangtua saya mulai bekerja disana.

Taman Kanak-Kanak

yayasanbakti.sch.id
yayasanbakti.sch.id

Di Tembagapura hanya ada satu sekolah yaitu Sekolah Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ) Tembagapura. Mulai PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai SMP (Sekolah Menengah Pertama) bertempat di area yang sama. Sekolah disini gratis karena termasuk salah satu fasilitas dari Perusahaan.

Satu kelas hanya diisi kurang dari 20 anak. Saat makan siang kami makan bersama-sama dan makanan disediakan oleh pihak sekolah. Area bermain di sekolah YPJ cukup besar, sehingga anak-anak puas bermain disana saat jam istirahat.

Untuk pergi ke sekolah saya menaiki bis umum. Disana menurunkan atau menaikkan penumpang hanya boleh di halte saja. Menaiki bis umum dengan tujuan kemana saja sama sekali tidak dipungut biaya. Bis dijaga kebersihannya sehingga penumpang menjadi nyaman saat menaikinya.

Rumah

i.ytimg.com
i.ytimg.com

Rumah saya berada di Distrik Bukit Barat. Tipe rumah kami adalah satu bangunan besar dua tingkat. Yang tiap lantainya diisi dua Keluarga. Jadi dalam satu bangunan ada 4 keluarga yang tinggal. Keluarga saya berada di lantai dua.

Setiap televisi disana otomatis sudah bisa menayangkan channel luar negeri. Channel favorit saya adalah Cartoon Network dan Nickelodeon. Setiap rumah dilengkapi dengan penghangat ruangan karena suhu sangat dingin. Seringkali karena terlalu dingin, keluar uap dari mulut ketika berbicara di luar rumah.

Masing-masing rumah juga diberi mesin pengering pakaian, karena curah hujan sangat tinggi dan hampir selalu tertutup kabut. Jika matahari tampakpun, sinarnya tak terasa panas. Jadi menjemur di luar merupakan hal yang sia-sia.

Hobi yang Unik

img12.deviantart.net
img12.deviantart.net

Hobi saya saat adalah mengumpulkan laba-laba. Tiap bertemu laba-laba langsung saya masukkan ke botol yang saya bawa kemanapun saya pergi. Saya meletakkan koleksi botol-botol berisi laba-laba di sebuah meja di depan rumah. Teman-teman selalu kagum ketika melihat koleksi saya.

Semua Mobil Berwarna Putih

1.bp.blogspot.com
1.bp.blogspot.com

Di Tembagapura saya merasakan pengalaman takbiran yang berbeda. Karena disini takbiran keliling menggunakan mobil, jadi terasa seperti touring klub mobil. Yang unik adalah semua mobil disini pasti berwarna putih sehingga saat takbiran rombongan mobil terlihat seperti ular putih.

Mobil di Tembagapura bertipe offroad. Karena memang disana tidak ada jalan yang beraspal. Jalannya diisi bebatuan dan pasir semua. Arus lalu lintas sangat tertib dan tidak macet walaupun jalan dalam kotanya tidak terlalu lebar. Hal ini membuat pengguna jalan merasa nyaman.

Kegiatan Akhir Pekan

hepl.lib.in.us
hepl.lib.in.us

Tiap akhir pekan biasanya ibu mengajak saya dan adik pergi ke perpustakaan yang berada di satu-satunya mall di Tembagapura. Selain meminjam novel untuk dibaca sendiri, ibu pasti meminjam banyak buku cerita yang nantinya akan dibacakan untuk saya dan adik sebelum tidur.

Setelah dari perpustakaan, kami menemani ibu berbelanja mingguan. Barang-barang disana kebanyakan diimpor dari Australia. Snack favorit saya adalah Bounty, coklat yang didalamnya berisi parutan kelapa. Satu pack Bounty bisa saya habiskan kurang dari seminggu.

Melihat Helikopter

kompasiana.com
kompasiana.com

Ada tempat favorit saya di Tembagapura, yaitu playground di dekat rumah saya. Jaraknya kurang dari 10 menit jika berjalan dari rumah. Saya suka kesana karena selain bisa bermain, di dekat sana ada spot yang viewnya adalah pangkalan helikopter.

Ketika saya sedang bermain dan mendengar suara helikopter, saya akan segera berlari menuju spot favorit saya untuk melihat proses landing ataupun lepas landasnya helikopter. Kadang saya juga melihat beberapa helikopter yang berjejer rapi di pangkalan. Pemandangan tersebut sangat keren di mata saya.

Hikmah Operasi Amandel

tokoalkes.com
tokoalkes.com

Kejadian yang paling saya ingat disana adalah saat saya operasi amandel. Beberapa hari sebelum operasi saya sudah menginap di rumah sakit. Selama menginap disana perawat selalu membawakan majalah Bobo untuk saya baca agar saya tidak terlalu memikirkan operasi yang akan berlangsung.

Hari operasi tiba saya dibawa ke ruang operasi. Saya ingat betul instruksi dokter yang menyuruh saya menghirup udara yang ada di masker. Begitu saya hirup, aromanya benar-benar wangi dan saya langsung tak sadarkan diri. Setelah sadar ternyata operasi sudah selesai.

Dokter menyuruh saya untuk tiap hari memakan es krim selama seminggu agar jahitan di tenggorokan saya tambah kuat. Entah memang benar begitu atau tidak, yang pasti saya dengan senang hati menjalankan perintah dokter. Ternyata enak juga di operasi amandel pikir saya saat itu.

Nenek saya menyimpan amandel saya dalam sebuah botol selai yang berisi cairan yang warnanya mirip cairan Dettol. Terakhir kali saya melihat amandel saya adalah saat SD (saya lupa kelas berapa) ketika berkunjung ke rumah kakek dan nenek di Wlingi.

Meninggalkan Tembagapura

2.bp.blogspot.com
2.bp.blogspot.com

Tahun 1998 saya lulus dari TK YPJ Tembagapura. Setelah orangtua saya berunding akhirnya diputuskanlah bahwa saya dan adik melanjutkan pendidikan di Malang. Waktu itu saya cukup sedih karena harus meninggalkan teman-teman di Tembagapura.

Setelah saya dan adik mendapat sekolah di Malang, ayah kembali ke Tembagapura untuk bekerja. Ibu lebih memilih keluar kerja agar bisa menemani kami di Malang. Momen yang kami nantikan kala itu adalah saat ayah cuti tiap enam bulan sekali.

Ingin rasanya suatu hari nanti saya kembali berkunjung ke Tembagapura. Melihat tempat-tempat yang sering saya datangi semasa kecil untuk menguatkan ingatan saya. Walaupun udaranya dinginnya menusuk kulit, kabutnya menutup sinar matahari, namun tak menghalangi keindahan yang ada.

Leave a Comment