Berhenti Kerja untuk Belajar Menjadi Lebih Baik (Part 2)

Pengumuman di Website Sintesa

www.sintesa.net
www.sintesa.net

Website Sintesa terbuka dan terpampang nama-nama santri yang diterima di angkatan 4. Satu persatu nama santri saya baca. Sudah melewati banyak nama, tapi nama saya belum ada. Sampai pertengahan baru saya melihat nama saya di daftar.

Saya diam sebentar,  membaca lagi dengan seksama dan  memang benar itu adalah nama saya. Saya langsung sujud syukur kemudian mengabari orangtua.  Saat menelepon orang tua, saya baru sadar  jam sudah menunjukkan setengah empat kurang.

Saya mengirim pesan singkat kepada Pak Syu untuk meminta ijin agar nanti bisa berbicara empat mata saja. Pak Syu membalas pesan saya dan beliau bersedia.

Berbicara Empat Mata

www.comercommunications.com
www.comercommunications.com

Saya mengayuh sepeda secepatnya menuju warnet untuk mencetak hasil pengumuman dan profil Pondok Sintesa. Sampai rumah pak Syu saya sudah telat beberapa menit sehingga pengajian sudah dimulai.

Walaupun hari-hari sebelumnya sudah berlatih berbicara untuk pengunduran diri namun saat benar-benar akan melakukannya saya tetap merasa grogi.  Sehingga saat mengaji saya tidak bisa konsentrasi karena kepikiran terus.

Setelah selesai pengajian dan karyawan lainnya sudah meninggalkan ruangan.  Saya menghampiri beliau dan memulai pembicaraan.

Saya langsung ke intinya dengan menunjukkan nama saya di daftar calon santri baru.  Setelah itu baru menjelaskan apa itu Sintesa dan program-programnya. Kemudian saya menjelaskan bahwa tanggal 10 Agustus saya harus sudah di berada di Magetan dan sebelumnya saya harus pulang dulu ke Malang.

Alhamdulillah Pak Syu tidak keberatan dengan pengunduran diri saya yang mendadak.  Beliau malah senang saya mau belajar di pondok. Pak Syu menyuruh saya agar besok melakukan pidato perpisahan ke teman-teman apotek.

Pidato Perpisahan

www.ellisjones.com.au
www.ellisjones.com.au

Hari jumat tanggal 5 Agustus bertepatan dengan rapat rutin bulanan. Rapat yang dihadiri semua karyawan dari dua apotek yang dimiliki pak Syu. Pukul 13.00 rapat dimulai dengan pembacaan laporan keuangan setelah itu dilanjutkan dengan diskusi dan diakhiri dengan pengambilan keputusan.

Pak Syu menutup rapat bulanan pukul 14.30. Setelah itu di depan semua karyawan pak Syu mempersilahkan saya maju ke depan untuk berpamitan.  Semua teman-teman saya langsung kaget melihat saya maju ke depan.

Saya pun mulai berpidato sesuai naskah yang sudah saya tulis beberapa hari lalu.  Pidatonya saya buat selucu mungkin karena saya tidak menyukai perpisahan yang menyedihkan. Saat itu saya sukses membuat teman-teman tertawa. Tak lupa saya meminta maaf dan berterimakasih kepada semuanya.

Hari Terakhir Kerja

images.wisegeek.com
images.wisegeek.com

Sabtu ini hari terakhir saya bekerja, waktu di apotek lebih banyak saya habiskan dengan mengobrol dengan teman-teman. Sebelum pulang ke kos saya menyalami teman-teman satu persatu. Tidak lupa kami berfoto bersama untuk kenang-kenangan.

Saya sangat sedih ketika mereka membalas lambaian tangan saya. Mereka berpesan agar saya mau berkunjung ke apotek nantinya jika liburan. Dengan senang hati saya menyanggupi permintaan mereka.

Kamar Kos

elfarizi.files.wordpress.com
elfarizi.files.wordpress.com

Sampai kos saya mulai packing.  Tidak butuh waktu lama menyelesaikannya  karena barang saya tidak terlalu banyak.  Setelah itu saya mengamati tiap jengkal kamar kos. Satu demi satu kenangan di kamar ini muncul.

Teringat saat pertama kali datang ke kamar ini saya belum bisa tidur nyenyak karena mendengar suara kalelawar.  Kemudian saya mengingat spot favorit saya di kamar, spot untuk menulis bila saya sedang rindu rumah. Saya juga ingat saat kebanjiran di malam hari waktu bulan puasa dua bulan lalu.

Minimarket Tempat Bersantai

www.ekobulgaria.com
www.ekobulgaria.com

Setelah packing saya merasa haus sekali.  Saya menuju minimarket langganan yang hanya berjarak beberapa meter dari kos saya.

Saya sering ke minimarket saat hari libur kerja.  Biasanya di minimarket saya mengobrol dengan pegawainya, selain itu di minimarket saya sering menonton anime One Piece di laptop salah satu karyawan.  Saya betah disana karena AC nya sejuk.

Saya berniat sebentar saja di minimarket untuk membeli minum dan pamitan.  Tapi kenyataannya sampai satu jam saya masih disana.  Mengobrol ngalor-ngidul dengan pegawai minimarket. Karena sudah malam saya ijin pulang.  Pegawai minimarket mendoakan agar saya betah dan sukses di pondok.

Terimakasih untuk para pegawai minimarket yang tidak pernah keberatan jika saya bersantai disana. Maaf juga walaupun saya sering berkunjung kesana, saya jarang beli apa-apa.

Meninggalkan Jombang

2.bp.blogspot.com
2.bp.blogspot.com

Minggu pagi saya buru-buru ke apotek untuk membeli Antimo.  Saya baru ingat kalau saya gampang mabuk jika naik mobil ber AC. Teman-teman apotek hanya tertawa melihat ekspresi saya yang tergesa-gesa.

Lumayanlah saya diberi Antimo dan permen Tolak Angin gratis. Karena supir travel sudah menunggu di depan kos saya tidak bisa berlama lama di apotek. Setelah mendapat obatnya sekali lagi saya bersalaman dengan teman-teman apotek.

Supir travel membantu memasukkan barang barang saya ke mobil. Setelah itu saya duduk di bangku paling belakang, bersandar ke koper disebelah saya. Tak terasa sebentar lagi saya akan meninggalkan kota ini. Mobil melaju meninggalkan Kota Jombang menuju rumah saya di Malang.

Saya meninggalkan teman-teman saya di Jombang. Walapun baru mengenal mereka selama tiga bulan,  saya sudah merasa dekat dengan mereka. Mereka teman-teman baru untuk saya setelah sekian lama saya mengurung diri di rumah karena kecanduan bermain game.

Semoga mereka semua baik-baik saja dan sukses meraih cita-cita yang mereka inginkan.  Sampai jumpa dilain kesempatan teman.

Leave a Comment